Memandang Melampaui yang Fana
Syalom! Tema yang Anda angkat ini sangat mendalam, diambil dari 2 Korintus 4:18. Tema: Memandang Melampaui yang Fana Nats: 2 Korintus 4:18 Pendahuluan Kita hidup di dunia yang sangat visual. Kita cenderung menilai keberhasilan dari apa yang bisa dihitung: saldo rekening, gelar di belakang nama, atau jumlah "likes" di media sosial. Namun, Rasul Paulus memberikan sebuah paradoks yang mengejutkan: Hal yang paling nyata dalam hidup justru adalah hal yang tidak bisa kita lihat dengan mata jasmani. Mengapa Paulus bisa berkata demikian di tengah penderitaan yang ia alami? Karena ia mengerti perbedaan antara yang sementara dan yang kekal. 1. Keterbatasan Mata Jasmani (Yang Kelihatan itu Sementara) Segala sesuatu yang kita lihat di sekeliling kita memiliki "tanggal kedaluwarsa". * Tubuh kita: Semakin tua, kekuatan fisik akan menurun. * Harta benda: Bisa rusak, hilang, atau dicuri. * Status sosial: Bisa berubah dalam sekejap. Paulus menyebut hal-hal ini sebagai "kem...