DIBERKATI SEBAB MENYENANGKAN TUHAN
DIBERKATI SEBAB MENYENANGKAN TUHAN
ARTI MENYENANGKAN TUHAN
Hidup dengan iman yang teguh, ketaatan penuh kasih kepada kehendak-Nya, hati yang terus melekat kepada Tuhan, bukan menyenangkan manusia, diri sendiri dan orang lain (Galatia 1:10)
1. MEMAHAMI KESENANGAN TUHAN
a. (Mazmur 147:11) Kesenangan Allah tidak sama dengan kesenangan manusia. Kesenangan itu tidak didasarkan pada keinginan atau khayalan, melainkan pada kebenaran dan ketaatan.
b. (Mazmur 147:11) Allah berkenan kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan rahmat-Nya.
c. (Mikha 6:8) Menyenangkan Tuhan bukan tentang menjalankan ritual keagamaan, melainkan tentang menjalani hidup yang penuh kasih, keadilan, dan kerendahan hati.
2. BERKAT-BERKAT JIKA MENYENANGKAN TUHAN
a. (Mazmur 29:11) Ketika kita menyenangkan Tuhan, Dia memberkati kita dengan berlimpah. Berkat-berkat ini tidak selalu berupa materi atau keuangan; melainkan bisa berupa kedamaian, sukacita, dan pertumbuhan rohani.
b. (Efesus 3:20) Berkat Allah tidak bersifat sementara atau cepat berlalu. Berkat-berkat itu kekal dan melampaui segala akal manusia.
c. (Efesus 2:8-9) Berkat Allah tidak diperoleh melalui usaha kita, melainkan merupakan hasil kasih karunia dan belas kasihan-Nya.
3. NIKMAT YANG DIALAMI DALAM MENYENANGKAN TUHAN
a. (Mazmur 5:12-13) Kemurahan Allah adalah sikap-Nya yang penuh kasih dan pengasih terhadap orang-orang yang menyenangkan-Nya. Itu bukan imbalan atas perilaku baik, melainkan anugerah kasih-Nya.
b. (Mazmur 5:12) Perkenanan Allah mendatangkan perlindungan, pemeliharaan, dan bimbingan. Perkenanan itu bagaikan perisai yang melindungi kita dari bahaya dan menjadi penuntun yang menuntun kita di jalan yang benar.
c. (Ratapan 3:22-23) Perkenanan Allah bukanlah peristiwa satu kali, melainkan aliran kasih dan anugerah-Nya yang terus-menerus. Kasih dan anugerah itu baru setiap pagi dan bertahan seumur hidup.
4. CARA MENYENANGKAN TUHAN
a. (Ibrani 11:6) Kita menyenangkan Allah dengan beriman kepada-Nya. Tanpa iman, mustahil menyenangkan Allah.
b. (1 Samuel 15:22) Kita menyenangkan Allah dengan menaati perintah-perintah-Nya. Ketaatan lebih baik daripada korban sembelihan di mata Allah.
c. (Matius 22:37-40) Kita menyenangkan Allah dengan mengasihi sesama. Kasih adalah penggenapan hukum Taurat dan perintah yang terutama.
5. SUKACITA KARENA MENYENANGKAN TUHAN
a. (Mazmur 16:11) Menyenangkan Tuhan mendatangkan sukacita dan kepuasan. Itu adalah bentuk kepuasan tertinggi dan sumber kebahagiaan terbesar.
b. (Filipi 4:4) Sukacita karena menyenangkan Allah tidak bergantung pada keadaan. Sukacita itu mendalam dan abadi karena kita tahu bahwa kita berada dalam hubungan yang benar dengan Allah.
c. (Matius 5:16) Sukacita karena menyenangkan Allah bukan hanya untuk kepentingan kita sendiri. Sukacita itu dimaksudkan untuk dibagikan kepada orang lain, untuk membawa mereka ke dalam hubungan dengan Allah dan untuk memuliakan nama-Nya.
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapan🔥
