JADILAH PEMIMPIN ROHANI YANG BERFOKUS KEPADA KEKEKALAN
JADILAH PEMIMPIN ROHANI YANG BERFOKUS KEPADA KEKEKALAN
(Kolose 3:1-2) “Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.”
Pemimpin adalah pemikir jangka panjang. Mereka memilih untuk memfokuskan hidup mereka pada hal-hal yang berdampak pada kekekalan.
Banyak pemimpin jatuh ke dalam salah satu dari dua jebakan kepemimpinan:
1. mereka berkecil hati karena melihat masalah di sekitar mereka dan merasa kewalahan.
2. mereka mendengarkan apa yang dikatakan orang lain tentang mereka dan menjadi sombong.
Fokus yang abadi adalah penawar untuk kedua jebakan tersebut. Alkitab mengatakan tentang Musa, “Karena iman, Musa meninggalkan Mesir dan tidak takut akan murka raja. Musa tetap tegar seolah-olah ia dapat melihat Allah yang tak seorang pun dapat melihatnya.(Ibrani 11:27).
Firaun adalah penguasa dan komandan tertinggi Mesir. Ia bisa memerintahkan apa saja. Namun, Musa melapor kepada otoritas yang lebih tinggi. Karena Musa berfokus pada Tuhan, ia terus maju, bahkan ketika sulit. Pemimpin tidak tahu bagaimana menyerah. Rahasia kesuksesan adalah kegigihan. Rahasia kegigihan adalah menatap ke depan.
Tuhan telah membawa anda ke pelayanan yang anda jalani saat ini agar anda dapat memimpin orang lain. Namun, seperti Musa, anda harus tetap berfokus pada Tuhan. Alkitab berkata, “Kita harus terus berfokus pada Yesus, yang memimpin kita dan menyempurnakan iman kita”(Ibrani 12:2).
Anda dipanggil untuk berlari dalam perlombaan pelayanan. Jangan dengarkan orang-orang di tribun—ada yang bersorak, ada yang mencemooh. Tetaplah fokus pada tujuan dan perlombaan yang telah Tuhan tetapkan untuk Anda jalani sekarang.
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapan🔥
