JANGAN BIARKAN APA YANG TERJADI PADA SIMSON TERJADI KEPADA KITA

JANGAN BIARKAN APA YANG TERJADI PADA SIMSON TERJADI KEPADA KITA

PENDAHULUAN
Sebagai seorang pendeta, kita mungkin tergoda untuk percaya bahwa kita kebal terhadap penurunan kekuatan rohani. Namun, itu tidak benar. Percaya atau tidak, kita memiliki lebih banyak kesamaan dengan kisah Simson daripada yang kita sadari. 

Hati-hati, kelemahan rohani yang sama yang menyebabkan Simson menyia-nyiakan potensinya. 
Memahami beberapa godaan Simson dapat membantu mempertahankan kekuatan rohani agar pelayanan kita dapat berkembang pesat. Simson memiliki segalanya—ketampanan, kemampuan luar biasa, Namun, ia lemah secara rohani. Akhirnya, kelemahan rohaninya menyebabkan ia kehilangan segalanya. 

Simson memilih gaya hidup yang menguras kekuatan rohaninya. Pendeta, jangan biarkan apa yang terjadi pada Simson terjadi pada kita.Tiga sikap yang menyebabkan kejatuhan Simson. 

1. MEMANJAKAN DIRI 
Samson mengikuti perasaannya, melakukan apa pun yang ia sukai. Hubungan yang tidak sehat dengan perempuan, tentu saja, merupakan kelemahan utamanya. 

Pemanjaan diri bisa terjadi di area mana pun di mana kita tidak disiplin. Bisa jadi keuangan, waktu, hiburan, dan sebagainya. Keinginan itu baik, tetapi ingat ! harus terkendali.

2. KEBENCIAN/ KEPAHITAN YANG MENUMPUK
Simson menjalani seluruh hidupnya dalam kekecewaan, kemarahan, dan kebencian yang terus-menerus. Ia menjadi getir. Kebencian selalu lebih menyakitimu daripada orang lain. 

Itulah yang terjadi pada Simson, dan itu juga bisa terjadi pada kit. Alkitab mengatakan ketika kita belajar mengendalikan reaksi kita, kita lebih kuat daripada kota bertembok. Jika kita tidak mengendalikan reaksi kita, kita sama tak berdayanya seperti kota tanpa tembok. (Amsal 25:28).
Jangan biarkan kepahitan menumpuk di dalam kita.   

3. KECEROBOHAN 
Kekuatan luar biasa Simson adalah anugerah Tuhan karena komitmennya kepada Tuhan. Ia berkomitmen untuk hidup kudus di hadapan Tuhan. Sebagai simbol komitmen itu, ia tidak boleh minum alkohol, menjalani diet khusus, dan tidak memotong rambutnya. 

Namun, Simson terjerumus ke dalam dosa (membiarkan seorang perempuan memotong rambutnya), dan itu mengorbankan segalanya. 
Kita bisa juga terjerumus ke dalam dosa ketika kita mengabaikan kebiasaan rohani, misalnya suka berdoa, yang memastikan kita tetap kuat secara rohani.

Kita tidak bisa hanya mendorong jemaat kita untuk mengembangkan kebiasaan hidup saleh; kita perlu mencontohkannya dalam kehidupan kita sendiri.
Kiranya Roh Kudus selalu menolong kita sebagai pendeta ( hamba Tuhan ).
#SEMANGATPAGISAHABAT
Semangat penuh harapan🔥

Postingan Populer